Panduan pemula

Urutan Belajar Bahasa Jepang dari Nol (Panduan + Checklist)

Banyak pemula berhenti di tengah jalan karena belajar loncat-loncat. Ikuti 8 tahap ini secara berurutan, dan centang progresmu di checklist.

Koru, maskot Cohort Nihongo

8 tahapan belajar bahasa Jepang untuk pemula

  1. 1 hari

    Tentukan tujuan belajar

    Tujuan menentukan prioritas. Untuk kerja lewat jalur SSW, targetnya JFT-Basic. Untuk studi atau karier jangka panjang, JLPT. Kalau ingin lancar ngobrol, perbanyak kaiwa sejak awal.

  2. 1–2 minggu

    Hiragana

    Hafalkan 46 huruf dasar, lalu dakuten dan yōon. Jangan lanjut sebelum bisa membaca kata pendek tanpa melihat tabel.

    Buka materinya →

  3. 1–2 minggu

    Katakana

    Bunyinya sama dengan hiragana. Latih dengan membaca kata serapan dan menulis namamu sendiri.

    Buka materinya →

  4. berjalan terus

    Kosakata & ungkapan dasar

    Salam, angka, hari, dan kata kerja bentuk ~ます. Targetkan 5–10 kata baru per hari.

    Buka materinya →

  5. 2–3 bulan

    Tata bahasa N5

    Pola 〜は〜です, kata kerja 〜ます/〜ません/〜ました, partikel を・に・で・へ・と・も, kata tanya, dan kata sifat.

  6. paralel dengan tata bahasa

    Kanji N5 bertahap

    Sekitar 100 kanji untuk N5. Pelajari 3–5 kanji per hari bersama contoh katanya.

    Buka materinya →

  7. mulai sejak awal

    Mendengar & kaiwa

    Latihan shadowing, dengarkan audio pelan, dan praktik bicara rutin agar tidak hanya pintar membaca.

    Buka materinya →

  8. sesuai target

    Ujian & tahap berikutnya

    Ambil JLPT N5 lalu N4, atau JFT-Basic untuk kerja. Setelah itu lanjut N3 dan latihan wawancara kerja (mensetsu).

    Buka materinya →

Estimasi waktu di atas adalah gambaran untuk belajar rutin 30–60 menit sehari. Lebih lambat itu wajar, yang penting tidak berhenti.

Tingkatan belajar bahasa Jepang: JLPT N5 sampai N1

JLPT (Japanese-Language Proficiency Test) adalah ujian kemampuan bahasa Jepang yang paling dikenal. Levelnya dimulai dari N5 yang paling dasar sampai N1 yang paling tinggi.

LevelGambaran kemampuan
N5Memahami bahasa Jepang dasar: kalimat sederhana dengan hiragana, katakana, dan kanji dasar.
N4Memahami bahasa Jepang dasar yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari secara lebih luas.
N3Jembatan ke level menengah: memahami percakapan dan teks sehari-hari dengan kecepatan mendekati alami.
N2Memahami bahasa Jepang sehari-hari dan berbagai situasi yang lebih luas, termasuk artikel dan berita sederhana.
N1Level tertinggi: memahami bahasa Jepang dalam berbagai situasi, termasuk teks yang kompleks dan abstrak.

Untuk kerja di Jepang lewat jalur Tokutei Ginou (SSW), selain JLPT N4 juga bisa memakai JFT-Basic.

Belajar bahasa Jepang sehari-hari: rutinitas 20 menit

DurasiAktivitas
5 menitUlangi huruf atau kanji lewat kuis
5 menitHafalkan 5 kosakata baru dan ucapkan keras-keras
5 menitBaca atau dengarkan satu dialog pendek
5 menitBuat 2–3 kalimat sendiri dari kata hari ini

Pertanyaan seputar urutan belajar

Apa urutan belajar bahasa Jepang yang benar untuk pemula?

Hiragana → katakana → kosakata dasar → tata bahasa N5 bersama kanji dasar → latihan mendengar dan kaiwa → ujian JLPT N5/N4 atau JFT-Basic.

Berapa lama belajar bahasa Jepang dari nol sampai N5?

Dengan belajar rutin sekitar 30–60 menit sehari, banyak pelajar mencapai level N5 dalam 3–6 bulan. Hasilnya tergantung konsistensi.

Apa saja tingkatan belajar bahasa Jepang?

Tingkatan yang paling umum dipakai adalah JLPT: N5 (paling dasar), N4, N3, N2, sampai N1 (paling tinggi). Untuk kerja, ada juga JFT-Basic yang mengukur level A1–A2.

Kapan JLPT diadakan?

JLPT umumnya diadakan dua kali setahun, pada bulan Juli dan Desember. Cek jadwal dan pendaftaran resmi di situs JLPT karena bisa berubah.

Apakah bisa belajar bahasa Jepang sendiri di rumah?

Bisa, terutama untuk huruf dan kosakata. Untuk kaiwa dan koreksi tata bahasa, teman latihan atau komunitas belajar sangat membantu.